Berulang-ulang kali ku baca hingga selesai, tapi tetap saja tak pernah ku mengerti
Huruf demi huruf, kata demi kata, kalimat demi kalimat, semua ku baca dengan hikmat
Tapi, tak pernah aku dibuatnya nikmat
Pikiran ku merasa dipermainkan.
Otak ku bekerja mati-matian, apa ada yang salah dengan buku yang sudah ku baca ?
Aku tak mendapatkan jawaban dari semua kegelisahan dan kegundahan yang menggerogoti dipikiran
Setelah semua berlalu
Tapi tetap saja aku dibuatnya keliru
Aku tersadar ketika semua yang ku baca hanya membuat ku mati kaku
Kamu tau itu apa ?
Bab terpenting dalam buku ku hilang satu
Entah kemana hilang dan pergi aku tidak tahu
Kamu tau ? Bab terpenting dalam buku ku ialah kamu
Seberapa banyak kali ku baca, seberapa banyak kali ku pahami, seberapa banyak kali ku coba mengerti dan ku nikmati
Tetap saja semua terasa jenuh dan percuma
Seperti kita
Seberapa banyak perjalan dan cerita hanyalah luka
Jika Tuhan, tak pernah menakdirkan garis tangan Nya untuk kita bersama-sama mengukir kisah
Kita, seperti buku dengan bab terpenting yang hilang
Kita, seperti buku yang tidak akan pernah selesai dengan sempurna
Jika kita berdua tidak ada didalam kisah dan waktu yang sama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar